Rabu, 13 Agustus 2014

PROPOSAL USAHA ""DUNIA JAMUR"

PROPOSAL USAHA
"DUNIA JAMUR"


A.            DATA PRIBADI
Nama                                    : Sofyan
Tempat dan Tgl lahir              : Lubuk Pakam, 17 September 1990
Jenis kelamin                         : Laki-Laki            
Alamat                                  : Jln. Raya Pantura, Probolinggo no 17
Agama                                  : Islam
Pekerjaan                              : Pengusaha Muda
Nomor HP                            : 0852 30206898
Email                                     : Sofyan_aga17@yahoo.com

B.            DATA USAHA
Bidang Usaha                        : Budi Daya dan Penjualan
Jenis Produk                          : Jamur Tiram Putih


C.            DASAR PEMIKIRAN
Keinginan memberi manfaat lebih bagi masyarakat menengah ke bawah, sehingga dengan beberapa pertimbangan  pertimbangan yang matang sehingga akhirnya dapat menyusun proposal usaha jamur tiram putih. Usaha ini dipilih dengan pertimbangan diantaranya peluang usaha jamur tiram di Jawa Timur  -Situbondo-  masih sangat besar,  selain itu modal yang diperlukan tidak terlalu besar dengan harga jual yang cukup tinggi.

Di Indonesia jamur tiram mulai dirintis di Cisarua, Lembang, Jawa Barat tahun 1988, dan pada waktu itu petani jamur tiram masih sangat sedikit.
Jamur tiram putih dengan nama latin Pleurotus ostreatus adalah jamur pangan yang dapat dijadikan alternatif makanan sehat yang layak konsumsi. Jamur tiram juga dapat menjadi olahan makanan seperti bakso, oseng-oseng, maupun jamur yang crispy.
Jamur tiram memiliki nilai gizi tinggi. Mengandung protein 19 – 35 % dari berat kering dan karbohidrat 46,6 – 81,8 %. Selain itu mengandung  tiamin atau vit. B1, riboflavin atau vit. B2, niasin, biotin juga beberapa garam mineral dari unsur-unsur Ca, P, Fe, Na, dan K dengan komposisi seimbang. Jika dibandingkan dengan daging ayam yang kandungan proteinnya 18,2 gram, lemaknya 25,0 gram, namun karbohidratnya 0,0 gram, maka kandungan gizi jamur lebih lengkap, hingga tidak berlebihan jika dikatakan jamur merupakan bahan pangan alternatif masa depan.
Jamur tiram juga bermanfaat dalam pengobatan, seperti :
1.            Dapat menurunkan tingkat kolesterol dalam darah.
2.            Memiliki kandungan serat mulai 7,4 % sampai 24,6% yang sangat baik bagi pencernaan.
3.            Antitumor, antioksidan, dll.
Jamur tiram tumbuh pada serbuk kayu, khususnya yang memiliki serat lunak seperti jenis kayu albasiah. Suhu optimum untuk pertumbuhan tubuh buah jamur tiram adalah 20 – 28°C, dengan kelembaban 80 – 90 %. 

Pertumbuhan jamur tiram membutuhkan cahaya matahari tidak langsung, aliran udara yang baik, dan tempat yang bersih. (http://organikganesha.wordpress.com)
Berdasarkan hal inilah, penulis akan berusaha mewujudkan usaha ini, selain dapat meningkatkan ekonomi pribadi, usaha ini juga dapat membantu masyarakat menengah ke bawah yang menjadi pegawai usaha jamur tiram ini.

D.      TUJUAN
1.          Membudidayakan Jamur timar putih agar perkembangannya Jamur Tiram dapat terjaga          kelestarianny
2.          Menyediakan cadangan makanan di masa yang akan datang
3.           Menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri dan partner yang membantu operasional dan          pengembangan usaha ini
 4.         Memperkenalkan jamur tiram secara luas kepada masyarakat melalui pendekatan kualitas (cita rasa,   mutu dan kesegaran) dan pendekatan pelayanan konsumen
5.          Jamur tiram dapat di fungsikan sebagai bahan pengobatan dan mecegah berbagai macam  pengobatan
 E.            DESKRIPSI PRODUK
Produk jamur tiram yang dihasilkan berupa :
-          Jamur Tiram segar
-          Produk turunan Jamur Tiram seperti kripik jamur, jamur goreng tepung, jamur siap masak dalam kemasan plastik, dll.

 

F.            KEBUTUHAN dan KECENDERUNGAN PASAR

Target ‘market’ usaha ini adalah konsumen jamur dari ‘house need’ sehingga kebutuhan akan jamur tiram masih tergolong tinggi dan pemenuhannya masih terbatas pada pasar tradisional pada umumnya dan beberapa ‘retail’ pada beberapa kota besar.
Sementara itu kecenderungan pasar akan jamur tiram masih tergolongkan pada secondary goods, namun permintaan pasar masih tinggi. Sebaliknya pada segmen hotel dan restoran yang kebutuhan akan jamur tiramnya cukup tinggi ‘suppliers’ jamur tiram masih minim dan masih sangat dibutuhkan.
Kecenderungan dari hotel dan restoran yang paling penting untuk disikapi adalah pelayanan akan faktor ‘satisfaction’ penyediaan barang, mulai dari ketepatan waktu, jenis pambayaran, layanan purna jual, dan yang paling utama penurunan harga jual.

F.            PASAR dan STRATEGI PEMASARAN

                Target Pasar
Target ‘market’ usaha ini adalah konsumen jamur dari ‘house need’ sehingga kebutuhan akan jamur tiram masih tergolong tinggi dan pemenuhannya masih terbatas pada pasar tradisional pada umumnya dan beberapa ‘retail’ pada beberapa kota besar.
Sementara itu kecenderungan pasar akan jamur tiram masih tergolongkan pada secondary goods, namun permintaan pasar masih tinggi. Sebaliknya pada segmen hotel dan restoran yang kebutuhan akan jamur tiramnya cukup tinggi ‘suppliers’ jamur tiram masih minim dan masih sangat dibutuhkan.
Kecenderungan dari hotel dan restoran yang paling penting untuk disikapi adalah pelayanan akan faktor ‘satisfaction’ penyediaan barang, mulai dari ketepatan waktu, jenis pambayaran, layanan purna jual, dan yang paling utama penurunan harga jual.
Pada tahun-tahun awal, pemasaran produk  difokuskan pada pasar domestik, ‘traditional market’,  dan ‘house need’.
Produk jamur segar yang dihasilkan akan dipasarkan ke / melalui :
1.       Agen baik dalam skala besar maupun kecil, yang selanjutnya akan dikirim ke berbagai wilayah Bandung dan sekitarnya maupun luar Bandung seperti Jakarta, Tangerang, Bogor, Cibitung, dll.
2.       Pasar tradisional  Bandung dan sekitarnya. Sebagai gambaran, permintaan pasar induk seperti pasar  Caringin atas produk jamur tiram ini sangat tinggi sehingga untuk skala produksi yang direncanakan dalam proposal ini pemasarannya sudah cukup melalui pasar induk.
3.       Pasar swalayan, restoran, dan hotel. Pemasaran direncanakan akan dilaksanakan melalui sektor tersebut apabila produksi telah stabil serta sarana dan prasarana telah memadai.

G. PROYEKSI PENGEMBANGAN USAHA

Usaha ini diorientasikan sebagai usaha kecil padat karya. Pengembangan budidaya jamur ini akan dibagi dalam tiga tahap, yaitu: tahap industri kecil awal, tahap industri kecil lanjut, dan tahap industri menengah. Penjelasan mengenai ketiga tahap industri tersebut adalah sebagai berikut :

1. Tahap Industri Kecil Awal
1.                   Tahap ini merupakan langkah awal menuju terbentuknya industri padat karya yang kuat dan kokoh
2.                   Menerapkan standar produksi yang tepat untuk mengoptimalkan hasil budidaya jamur.
3.                   Penyempurnaan sistem produksi, keuangan dan distribusi.
4.                   Penambahan tenaga kerja.
5.                   Pencarian investor
Tahap industri kecil awal ini merupakan jembatan menuju berdirinya industri kecil yang kokoh. Investasi yang dibutuhkan untuk tahap industri kecil awal diperkirakan berkisar antara 10 juta hingga 30 juta rupiah.

2.   Tahap Industri Kecil Lanjut
Tahap ini merupakan pengembangan dari tahap industri kecil awal. Setelah kebutuhan dana mencukupi, dan seluruh kekurangan telah dapat diatasi, maka dimulailah industri kecil lanjut yang ditargetkan untuk memiliki perijinan dan pembentukan badan usaha. Industri ini diharapkan mampu menyerap banyak tenaga kerja, mulai dari pekerja kasar di bagian produksi hingga profesional di bidang pemasaran, R & D dan administrasi.

Tahap industri kecil lanjut ini merupakan jembatan menuju berdirinya industri menengah nasional. Investasi yang dibutuhkan untuk tahap industri kecil lanjut ini diperkirakan berkisar antara 30 hingga 100 juta rupiah.

3. Tahap Industri Menengah Nasional
Secara umum, tahap industri menengah adalah perluasan dari industri kecil, mulai dari sistem, kapasitas produksi hingga ekspansi distribusinya. Tidak tertutup kemungkinan untuk melakukan ekspor. Tahap ini diharapkan mampu menyerap sedikitnya 50 tenaga kerja. Investasi yang diperlukan masih dalam analisis.
H. ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA

Untuk menjalankan usaha ini, saya dibantu oleh tujuh orang karyawan saya, yang sudah memiliki kemampuan di bidang ini dan sudah terlatih. Mereka membantu saya dalam pelayanan jasa yang saya buat.

I.      BIAYA KEBUTUHAN MODAL Dan PROYEKSI PENDAPATAN

1.                   Biaya Kebutuhan Modal

No
BAHAN
VOLUME
 BIAYA
 JUMLAH
1
Biaya investasi





a. Baglog baglog + bibit jamur/log
3500
unit
2.000
7.000.000

b. Pembuatan listrik/air/dll
20
unit
75.000
1.000.000

c. Kumbung rak
2
unit
2.000.000
4.000.000
d. Cangkul, tong air, sekop, dll
-
-
-
1.000.000
e. Gerobak dorong
1
unit
500.000
500.000
                                   Sub total
13.500.000
  2
Biaya Operasional Per Bulan

     -Pestisida Organic
-
-
-
1.000.000
    - Biaya tenaga kerja
7
Orang
1.000.000
7.000.000

    - Biaya pemasaran
-
-
-
500.000

    - Biaya lainnya
-
-
-
500.000

                                    Sub total


9.000.000

    Total Kebutuhan Modal
22.500.000
* Total biaya.
                Biaya Investasi + Biaya Operasional perbulan
                13.500.000 + 9.000.000 = 22.500.000




1.                   Proyeksi Pendapatan /bln

No
ITEM
VOLUME
 JUMLAH
 TOTAL

1
Pendapatan Tiap Baglog /bln
0,5kg/ @10.000
3.500
12.500.000 



2
Penjualan via kemasaan /bln
500
5.000
2.500.000

                                                  Keuntungan
13.000.000
 Ket. Laba bersih /bln
                 Pendaptan /bln – pengeluaran /bln
                = Rp. 13.000.000 – 9.000.000 
                = Rp. 4.000.000

Modal keselurahan kembali.
Biaya Investasi : Laba bersih /bln
= 13.500.000 : 4.000.000
= 3.375    
 Jadi modal keselurahan dapat kembali dalam jangka waktu +- 4 bulan

J.             KESIMPULAN
Pada dasarnya pengembangan usaha jamur tiram  masih begitu potensial di Jawa Timur khususnya di Situbondo. Bukan hanya daya beli masyarakat Situbondo yang relatif tinggi atau konsumtif, jamur tiram merupakan salah satu cadangan makanan di masa yang akan datang dan juga jamur tiram dapat mencegah beberapa penyakit. Apalagi belum banyak yang membudidayakan dan  menjual jamur tiram tersebut.
Dengan kualitas jamur yang bagus merupakan salah satu upaya inovatif dalam menarik konsumen, apalagi kualitas dan harga yang murah dapat sebagai magnet pada saat sekarang ini, meski pada kenyataannya untung yang di dapat menjadi sedikit lebih kecil.

Melalui penbajaran lengkap dan detail di atas, proposal ini saya harapkan dapat layak diterima dan diberikan modal usaha. Apalagi usaha ini memiliki peluang pasar yang strategis dan potensial, disamping juga berguna untuk menjaga kesehatan dan cadangan pangan di masa yang akan datang. Khususnya bagi kalangan menengah kebawah yang ingin merasakan makanan yang lezat, bergizi, dan sangat bermanfaat bagi kesehatan.                                                                                                                                                                                                                                                               Probolinggo, 22 September 2013
      
Mengetahui,
Pimpinan Usaha



Sofyan, S.AGA

Selasa, 12 Agustus 2014

SIFAT - SIFAT YANG MELEKAT PADA DIRI MANUSIA



4 Sifat Manusia
(Plegmatis, Melankolis, Sanguinis, Koleris)
 
4 Karakter Kepribadian Manusia dan Cara Mengenalinya
Di sini Anda akan mengetahui apakah Anda :
>Seorang Sanguinis yang spontan, lincah, dan periang.
>Seorang Melankolis yang penuh pikiran, setia, tekun.
>Seorang Koleris yang suka petualangan, persuasif, percaya diri.
>Seorang Phlegmatis yang ramah, sabar, puas.
Kepribadian kita biasanya ada 2 kombinasi yang berbeda. Bisa perpaduan Sanguin Koleris, Sanguin Phlegmatis, Koleris Melankolis, Melankolis Phlegmatis, atau perpaduan yang lainnya.
FlorenceLittauer menjelaskan : ” Setelah kita tahu siapa diri kita dan mengapa kita bertindak dengan cara seperti yang kita lakukan, kita bisa mulai memahami jiwa kita, meningkatkan kepribadian kita, dan belajar menyesuaikan diri dengan orang lain. “
Karakter dari watak/sifat  itu bisa dilihat dari mata, sikap tubuh, gaya bicara, gaya pakaian atau dari caranya mengambil keputusan dan cara berfikirnya.
Sanguine
Sanguin bisa keliatan dari :
- Keliatan dari sorot matanya sering berbinar dan tampak berkaca-kaca ceria, pupil matanya cenderung besar
-
Dia banyak bicara dan tertawa, heboh, serta punya banyak guyonan, suka ngerjain orang
-
Waktu dia bicara seluruh wajah dan kebanyakan anggota tubuhnya ikut gerak untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan
-
Pada waktu duduk tidak bisa diam
-
Nggak sungkan untuk nanya-nanya
-
Suka pakai pakaian yang warnanya ngejreng bukan main, atau apapun yang bikin dia tampak mudah dibedakan dengan yang lain
-
Minta dikomentari sama temen-temennya tentang apa aja yang dia punya
- Mikirnya cepat, dan itu karena dia tahu manakah alternatif yang paling atau lebih menyenangkan.
#Untuk Sanguinis, yang mereka butuhkan: Perhatian, Dukungan, Kasih sayang dan Penerimaan
# Dan yang mereka hindari: Tugas membosankan, Rutinitas, Kritik, Detail dan Sasaran terlalu tinggi
#dengan Sanguinis, maka ingat bahwa dia itu senang dipuji, ketika dia bercanda sebaiknya Anda tertawa. Anda boleh-boleh saja ngeledek dia, tapi berhati-hatilah untuk tidak mengkritik dia.
Melankolis
Melankolis bisa keliatan dari :
- Sering pakai perkataan seperti “tergantung” atau apapun yang menunjukkan dia banyak banget yang dipertimbangkana
- Ketika dengerin Anda bicara dia sering banget pake pose non verbal tangan ke wajah
- Sering bilang “minta maaf” atau semacamnya
- Saat duduk sikap nonverbalnya tampak seperti orang yang sedang mengevaluasi (i.e. tangan di dagu, tangan di pipi)
- Peka pada bagaimana orang lain memberi tanggapan
- Bisa sampai menangis kalau denger cerita orang lain
- Model pakaian dan style-nya konservatif (i.e. bukan motif berani, kemeja dimasukkan baju, dst)
- Mikirnya lama, dan banyak pertimbangan
#Untuk Melankolis, yang mereka harapkan: Kepekaan keinginan, Kualitas prestasi, Ruang sendiri, Ketenangan stabilitas, Dukungan orang tua atau singkatnya: Sensitivity Support – Space – Silence
#Yang mereka hindari: Keributan, Kebisingan, Urusan sepele, Diolok-olok.
#dengan Melankolis, Maka ingatlah bahwa dia itu tidak suka omongan atau basa basi berlebihan. Hati-hati kalo bercandain dia . Perasaannya paling peka ketimbang yang lain. Nggak perlu juga mengkritik dia. Para melankolis biasanya sudah amat pintar mengkritiki dirinya sendiri.

Koleris
Koleris bisa keliatan dari :
- Sorot matanya tajam, dan berani bertatap pandangan lama
- Duduk sikapnya tegak, gayanya defensif dan/atau superior (tangan bersilang di depan dada, kedua tangan diletakkan di belakang tengkuk)
- Tiba-tiba saja suka betulin kerah baju Anda yang melenceng
- Secara otomatis cenderung suka nyuruh2 orang
- Gigih banget membuat orang lain menerima pendapatnya
- Suka berdebat dan beda pendapat dengan orang lain
- Suka menjadi pemimpin
- orang lain harus ikut caranya, kalo nggak suka, ya sudah, tinggalin!
#Untuk Koleris, yang mereka butuhkan: Penghargaan prestasi, Peluang memimpin, Partisipasi memutuskan, Sesuatu untik diatur
#Lalu yang mereka hindarkan: Istirahat, Kebosanan, Permainan yang tak mungkin dimenangkan.
#dengan Koleris, Maka ingat bahwa dia suka banget ketik orang lain memberi pengakuan atau kagum akan segenap pencapaian dia. Biarkan aja dia banyak bicara dan bersikap dominan. Anda tak harus sepakat dengan apa yang dia omongkan, tapi sebaiknya Anda (terlihat) mendengarkan dengan baik apa yang dia sampaikan.

Phlegmatis
Phlegmatis bisa keliatan dari :
- Kalo ngomong pelan, lebih suka mendengarkan ketika ada di kerumuman, pendengar yang baik
- Saat duduk pinggangnya lebih dekat atau menyentuh alas duduk
- Orangnya nurut, ngga bisa nolak request orang lain
- Bila mikirnya lama, dan tampak banget bahwa dia ternyata tidak sedang berpikir keras dan ikut sama keputusan yang sudah ada
- Menghindari konflik
- Easy going, enak diajak ngobrol
- Orangnya Santai
- Kalau misalnya ada konflik, biasanya dia suka jadi penengah atau menengahi.
#Untuk phlegmatis, yang mereka butuhkan: Relaksasi dan Santai, Perhatian, Pujian, Motivasi penuh kasih
#Yang mereka hindari: Konflik – Konfrontasi, Inisiatif, Keputusan, Kerja ekstra, Tanggung jawab
#dengan Phlegmatis, Anda nggak punya terlalu banyak larangan. Phlegmatis adalah kaum yang paling easy going dan enak diajak ngobrol.